Sabtu, 22 Oktober 2011

Konsep rumah cluster sangat digemari masyarakat kota besar.

Sejumlah perumahan berskala besar melansir cluster rumah menengah.

Sama seperti cluster rumah menengah atas, cluster rumah menengah seharga Rp200 jutaan juga belum banyak dilansir. Tidak semua karena belum dilansir, tapi karena selama ini cluster rumah menengah memang relatif sedikit. Sistem cluster biasanya hanya diterapkan sepenuhnya di perumahan menengah atas berskala cukup luas. Segmen perumahan ini tidak selalu melansir cluster rumah menengah.

Perumahan menengah pun, kalaupun menerapkan sistem cluster, terbatas pada sebagian rumah. Seperti cluster rumah menengah di perumahan menengah atas, harganya pun kebanyakan di atas Rp300 juta. Yang Rp200 jutaan terbatas. Apalagi di bawah Rp200 juta, karena responnya belum tentu bagus. Misalnya, karena konsumen tidak melihat beda yang signifikan dengan rumah di luar cluster.

Atau konsumen merasa rumah dengan sistem cluster tak ada urgensinya, padahal di perumahan menengah harganya jauh lebih mahal dibanding rumah di luar cluster. Itu antara lain dialami rumah dalam cluster di Vila Mutiara Gading 2, Bekasi. “Minat konsumen di sini belum begitu bagus,” kata Sumarwoto, Site Manager perumahan itu.

Berbeda dengan cluster rumah menengah atas yang menawarkan eksklusifitas, cluster rumah menengah benar-benar cluster dalam pengertian, rumah-rumah yang dibangun dalam kelompok-kelompok kecil, yang oleh developer dipagar dengan hanya menyisakan satu pintu masuk/keluar di setiap cluster.

Jadi, jangan bayangkan cluster rumah menengah didesain spesial dengan fasilitas eksklusif, sehingga layak dibahas desain rumah dan lingkungannya. Di perumahan sederhana dan menengah, cluster rumah menengah bahkan hanya sedikit lebih baik ketimbang rumah di luar cluster. Misalnya, dalam spesifikasi bahan bangunan selain soal keamanan. Bogor

Cluster rumah menengah di Jabodetabek bisa diperoleh di perumahan menengah dan menengah atas. Di Bogor salah satu cluster baru rumah menengah di perumahan menengah adalah Rasamala (4 ha) yang dilansir akhir Januari 2007. Cluster ini menarik karena berada dalam perumahan berskala besar CitraIndah (600 ha), dan Jonggol, menyediakan RSH seharga Rp42 juta.

Kalau Rasamala berada di perumahan menengah, cluster Ontario (4 ha) yang juga diluncurkan akhir Januari, di dalam perumahan menengah atas berskala luas Kota Wisata (750 ha), Cibubur. Sama dengan Rasamala, rumah yang akan dibangun di Ontario sekitar 180 unit. Cluster bisa diakses sama baiknya dari Jl Transyogi atau Jl Narogong.

“Jadi, cocok untuk mereka yang bekerja di Jakarta atau kawasan industri di Tambun, Cileungsi, dan Gunung Putri,” ujar Hogeny, Manajer Promosi Kota Wisata. Sesuai dengan kualitas perumahan yang lebih tinggi dengan lokasi lebih dekat ke pintu tol Cibubur, harga rumah di Ontario yang bergaya minimalis juga jauh lebih mahal. (Lihat tabel).

Tidak jauh dari Ontario ada cluster Meadows (7 ha) yang dilansir PT Sinar Bahana Mulya di CitraGran (300 ha), perumahan berskala luas lain di Cibubur. Rumah yang ditawarkan 200 unit. Tipe, harga, dan gayanya serupa dengan rumah di Ontario . “Kami meluncurkan lagi rumah 200 jutaan karena itulah yang sedang diminati orang,” kata Ida Prastini, Marketing Manager CitraGran.



Depok


Di wilayah ini Depok Majaraja menawarkan cluster baru rumah menengah (cluster Nirwana) akhir November 2006. Rumah yang dipasarkan bernuansa minimalis, mulai dari tipe 38/78. Depok Maharaja satu-satunya perumahan di Depok yang dilengkapi pusat perbelanjaan sendiri. Lokasinya terbilang dekat ke stasiun Depok Baru yang disinggahi kereta ekspres. Juga dengan bakal jalan tol Antasari-Depok-Bojong Gede. Suasana perumahan sudah ramai. Di sekitar perumahan ada RSUD, sekolah, dan pasar tradisional.

Perumahan lain yang juga sudah ramai dan dekat dengan stasiun Depok Lama, adalah Permata Depok Regency. Hanya perumahan di Jl Citayam ini belum melansir cluster barunya meskipun sudah disiapkan dan sudah diberi nama Emerald. Rumah yang akan ditawarkan bergaya minimalis dan mediterania.



Tangerang


Di Tangerang perumahan yang melansir cluster baru rumah menengah antara lain Puri Jaya di Pasar Kemis. Yang dilansir tiga kawasan sekaligus dengan rumah kecil bernuansa modern minimalis: Taman Lagoon, Taman Emerald, dan Graha Batavia. Lokasinya terpencar-pencar karena pembebasan tanahnya juga sporadis dan belum sempat disatukan.

Taman Lagoon (5 ha) yang akan membangun 400 rumah tipe 22/72 dan 36/72, misalnya, di Jl Raya Cikupa. Di tengah cluster ada situ alam seluas 300 m2. Sementara Taman Emerald (2,5 ha) sekitar satu kilometer dari Taman Lagoon, memasarkan rumah tipe 36/84 dan 45/120. Sedangkan Graha Batavia (5 ha) di Jl Raya Mauk, dengan tipe dan harga sama dengan Taman Emerald. “Cluster ini bisa dikembangkan hingga 10 hektar,” kata Arif Budisantosa, Manager Marketing Puri Jaya.

Pilihan lain Taman Royal (130 ha) di Jl KH Hasyim Ashari, yang melansir cluster Palem. Lokasinya di bagian belakang kawasan perumahan sehingga bisa juga diakses dari Jl Benteng Betawi, dan hanya beberapa ratus meter dari terminal bus Benteng Betawi atau stasiun Poris. Tahap pertama dipasarkan 100 unit. Terdiri dari tipe 33/75, 38/84, dan 42/90.

Kemudian Metro Permata di Jl Karang Mulya, Ciledug, yang memasarkan kawasan baru di blok J9. Meskipun tidak disebut cluster, blok itu hanya memiliki satu pintu masuk dan keluar. Empat tipe dipasarkan: 50/78, 65/91, 90/78, dan 98/91. Setiap tipe hanya dibangun 10 unit sehingga dalam satu blok ada 40 unit. Semuanya bergaya mediterania. Yang berharga Rp200 jutaan hanya tipe 50/78.



Bekasi

Di Bekasi perumahan menengah atas berskala luas Grand Wisata (1.100 ha) melansir cluster baru rumah menengah Water Garden (6,6 ha) di distrik Celebration Lake . Tipe dan harganya sama dengan rumah di cluster baru CitraGran dan Kota Wisata. Hanya gayanya yang berbeda: minimalis art deco.

Pilihan lain Mediterania Regency Cikunir (30 ha) yang melansir cluster rumah menengah awal Februari 2007 sebanyak 110 unit, mulai tipe 48/105 – 55/144. Yang dijual Rp200 jutaan tipe 48/105. Menurut Sujarwo, Marketing Manager Mediterania Regency Cikunir, pasar butuh rumah di bawah Rp300 juta.

“Di segmen itu pasarnya timpang. Permintaan cukup banyak, suplainya terbatas,” kata mantan Branch Manager BCA itu. Ia menambahkan, yang ditawarkan di cluster baru tak bernama itu adalah konsep rumah tumbuh: bangunan kecil, kaveling luas. “Jadi, kalau mau menambah kamar, space -nya tersedia,” ujarnya. Ada juga Taman Cikas yang Desember lalu menawarkan 150 rumah bernuansa minimalis di cluster baru Caladium B (1,5 ha), seharga mulai dari Rp193 juta/unit. Yoenazh, Joko, Samsul, Pras, Amel


Foto: Suasana CitraGran

Menikmati Fasilitas Memadai


Cluster rumah menengah di dalam perumahan menengah atas berskala luas menarik dipilih. Pasalnya, meskipun cluster tidak dilengkapi fasilitas sendiri, fasilitas di dalam perumahan memadai. Penghuni cluster Rasamala misalnya, bisa menikmati aneka fasilitas di CitraIndah yang sudah dihuni 3.000 KK, mulai dari sekolah, ruko, klinik, apotik, kolam renang, lapangan olah raga, dan lain-lain. Tersedia juga feeder busway dari perumahan ke Jakarta .

Begitu pula penghuni cluster Ontario di Kota Wisata dan Water Garden di Grand Wisata. Tidak memiliki fasilitas sendiri, tapi leluasa menikmati fasilitas di dalam perumahan yang lebih dari cukup. Mulai dari sekolah sampai area wisata dan feeder busway. Mungkin belum semua terbangun. Tapi, itu hanya soal waktu.

Bahkan CitraGran dilengkapi pusat perbelanjaan megah, selain ruko modis untuk area hang out seperti kafe dan resto, dan club house. Jadi, penghuni cluster Meadows tidak perlu keluar perumahan untuk memenuhi semua kebutuhannya. Selain itu kualitas pengembangan cluster rumah menengah di perumahan berskala besar, sama baiknya dengan cluster rumah menengah atas.

Hanya khusus untuk cluster dalam perumahan sederhana dan menengah, calon konsumen perlu juga memikirkan kemungkinan biaya pengelolaan yang harus dikeluarkan kelak. Misalnya, untuk biaya petugas keamanan, perawatan taman dan selokan. Kalau tidak rumah dalam cluster mungkin tidak punya nilai lebih apa-apa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar